Persipura Jayapura bertekad menghentikan laju tak terkalahkan
Sriwijaya FC di kandang sendiri yang belum terpecahkan sejak awal
putaran pertama ISL 2013. Untuk mewujudkan hal itu, Pelatih Persipura,
Jacksen F Tiago ingin anak asuhnya menampilkan karakter permainan
menyerang yang selama ini melekat pada tim berjuluk Mutiara Hitam itu.
“Persipura mengetahui rekor Sriwijaya FC yang tak pernah kalah di
kandang, tapi ini bukan suatu yang ditakutkan karena peluang sejatinya
masih ada asal pemain mau bekerja keras,” ujar Jacksen F Tiago di
Palembang, Jumat (19/4), usai menyaksikan pertandingan voli pantai
Kejuaraan Asia Pasifik di Kompleks Olahraga Jakabaring.
“Karakter permainan Persipura sebenarnya sudah dipahami tim-tim lain.
Meski bermain di kandang lawan tetap saja tidak ada arahan untuk
cenderung menahan alur bola (bertahan),” Jacksen menambahkan.
Dia menyatakan optimis melakoni laga itu menyusul tak adanya pemain
yang terkena cedera atau hukuman akumulasi kartu kuning. Terkait dengan
kekuatan Laskar Wong Kito, menurutnya mereka semakin membaik menjelang
paruh musim seiring dengan kemampuan memasuki persaingan pada babak
empat besar.
“Sriwijaya mampu menembus peringkat empat pada klasemen sementara,
ini artinya mereka tak bisa disepelekan, apalagi Persipura tetap dengan
target finis pada urutan pertama hingga akhir putaran pertama,” katanya
lagi.
Saat ditanya rahasia keberhasilan Mutiara Hitam memnduduki urutan
pertama klasemen sementara, dia menjawab hal itu berkat kerja keras
pemain serta faktor keberuntungan. “Persipura bersyukur sepertinya sejak
awal musim keberuntungan selalu berpihak,” ujarnya.
Sementara ini, Persipura berada pada tempat teratas dengan 34 poin,
disusul Arema Indonesia dengan raihan 33 poin, dan Mitra Kukar dengan
32, sedangkan Laskar Wong Kito bertengger pada urutan ke-4 klasemen
sementara dengan 29 poin. Pertandingan kedua tim sering disebut laga
“big match” karena persaingan dalam final merebut juara liga musim
kompetisi 2007-2008.
Source :
www.bolaindo.com